Senang sekali melihat seni itu tidak tabu dan hanya mencari keuntungan, dan yang paling di tunggu adalah kreatifitas untuk tidak sama dengan yang lainnya, setidaknya berinovasi dari yang pernah ada…
Sedikit memang dijumpai hal itu pernah tertuang manis di sebuah layar telivisi untuk menjadi tontonan yang menghibur hati. Sangat ingin dijumpai yang seperti itu untuk lebih mencintai seni, karena seni akan membuat kita menjadi bebas untuk meng-eksekusi emosi yang ada menjadi hal-hal yang baru bagi diri yang telah tabu.
Seni adalah kehidupan, aku menyimpan banyak cintaku untuk seni. Menurutku itu adalah jiwa. Jiwa yang penuh dengan arti yang menarik, ya… aku rindu sekali saat-saat itu. Ketika aku masih bisa berekspresi, sebenarnya hal itu sungguh sangat dalam untuk dikubur, dia tercipta dengan indah dan aku juga kubur dia secara baik-baik. Indahnya seni tanpa melihat diri pribadi.
Kita tak membahas seni tari, musik ataupun acting. Inilah adalah gambaran umun tentang seni, yang mencintai biarlah dia mencari bentuk cintanya dalam hal apaun yang berbau seni. Yang patah hati? Seni punya tempat untuk hal yang satu itu, hal yang menurut sebagian musisi adalah “lahan” emas untuk menghasilkan karya emas.
Tak dikata pun dia akan menjadi seni, yang penuh dengan tepuk tangan dan sorak sorai. Yang sangat membalas kepahitan yang timbul akibat proses. Seni menyimpan drama yang menyambungkan antara nada minor dan mayor serta mencari gerakan yang pas untuk menarikan ekspersi keindahan batin yang kenyang akan pengalaman, inilah panggung nya.. panggung ajaib kunamakan.
Cobalah untuk masuk lebih dalam, seni menyimpan sesuatu untuk kita. Aku dan siapa pun itu yang pernah dan masih mencintai seni akan terus mencari lahan-lahan kosong, untuk kita pupuk bakat-bakat yang harus dipertontonkan dan menerima tepuk tangan. Yang paling indah adalah kesetiaan dari proses yang berjalan, karena seni mengharuskan kita melewati hal-hal yang tidak mudah. Mencari jati diri, melawan ke-egoisan , menertawakan hal-hal bodoh dan bahkan mencari kesalahan-kesalahan agar terlihat bodoh. Aku cinta seni, dan seni adalah aku…
Untuk, LeX_cy… saya cinta bakat kita.
Pojan (130211)
Selasa, 15 Februari 2011
Minggu, 30 Januari 2011
DahSyat nya InboX
Membingungkan memang dua acara ini, sama-sama bergerak di bidang musik tapi saling menyikut satu sama lain, persaingan yang sempurna memang… Tapi belakangan ini ada yang sangat nyata dari dua acara yang tayang setiap pagi ini… DahSyat & InboX .
Mari kita buka sejenak sejarah masa lalu tentang acara music di Indonesia>>> MTV tetap menjadi sosok segar bagi perkembangan musik di Indonesia, bisa di bilang hanya MTV program atau bahkan stasiun TV yang hanya menyajikan acara musik untuk rakyat bangsa ini. Tapi pada sekitar tahun 2006 (maaf kalau salah) SCTV membuat satu program khusus musik, InboX. Pada saat itu SCTV memang telah mempunyai Hip-hip Hura dan By Request, tapi berbeda dengan dua acara musik itu, Inbox juga menghadirkan video klip. Dan juga pada saat itu aku masih ingat sekali InboX dibawakan oleh “aji-nya” music_Andhara Early. Jadi, mulai saat itulah para pesaing InboX mulai bermunculan dari stasiun-stasiun TV lainnya, termasuk DahSyat. Ya, mungkin kita semua tidak mendapatkan pernyataan khusus tentang acara-acara musik baru itu bahwa mereka mengikuti kesuksesan Inbox. Tapi itulah persaingan, semuanya tidak ada yang salah (prinsip ekonomi).
Yang membuat aku menulis ini adalah belakangan ini InboX semakin nyata untuk “menyontek” DahSyat, mungkin agar lebih jelasnya akan aku jabarkan :
1) Salam pembuka InboX saat ini : “salam sayang dari aku untuk kamu untuk seluruh keluarga Indonesia”, sedangkan DahSyat yang telah lama memakai tagline untuk salam pembukanya : “salam hangat terdahsyat untuk seluruh keluarga Indonesia”
2) Inbox baru-baru ini, menamakan pemirsa setianya dengan “Best Friend Forever (BFF InboX)” , sedangkan DahSyat telah lama menamakan pemirsa setianya dengan “Sahabat DahSyat”. “Best Friend Forever” in Indonesian its mean : Sahabat.
3) Di InboX sekarang telah ada segment “bongkar mobil” yaitu para host InboX ‘menggeledah’ isi mobil para bintang tamu yang hadir di InboX, hal semacam ini sebelumnya telah lama ada di DahSyat.
4) Mungkin hal ini tidak begitu tepat, tapi aku rasa Ivan Gunawan di kontrak di InboX karena melihat Olga Syahputra yang telah sukses membawa DahSyat lebih menarik. Ivan dan Olga… You know that.
Mungkin banyak lagi hal lain yang aku tidak ketahui, atau mungkin aku salah. Tapi, kalau boleh jujur aku menyukai acara InboX semenjak DahSyat ‘kehilangan’ Luna Maya, tampak jelas DahSyat seperti terkatung dalam ketidakpastian. Semenjak itu aku lebih suka InboX dengan warna nya sendiri yang konsisten tetap pada jalur musik yang professional. DahSyat, tidak usah ditanya lagi… tiada hari tanpa Gosip, tapi itulah menariknya DahSyat.
Yang jelas, di tulisanku ini aku tidak memihak kepada DahSyat ataupun InboX, aku hanya kecewa dengan InboX yang sudah berubah menjadi ‘follower tanpa inovasi’ kalau istilahnya di dalam ilmu pemasaran. Padahal InboX dulu adalah acara musik yang menarik karena menyajikan musik yang beragam dan tanpa pandang background musisi itu sendiri. Seharusnya InboX gagah saja dalam perjalanannya,karena InboX adalah acara musik pertama yang berskala nasional artinya bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia melalui layar SCTV yang mengudara secara nasional.
Tapi bukan berarti para host InboX dan DahSyat saling bermusuhan juga, lihat saja kedekatan antara Olga Syahputra dan Gading Martin, saat gading menjadi bintang tamu di acara Online. Atau agar lebih nyata, Luna Maya saat masih menjadi host DahSyat sering menjadi bintang tamu di InboX dan para host InboX saat itu sangat antusias menggoda Luna dan tampak sekali keakraban diantara mereka, dan juga kalau aku tidak salah mereka semua (Luna, Raffi, Gading, dll) masih satu pergaulan… jadi, yang berperang bukanlah para hostnya, tapi seluruh manusia yang ada di belakang layar : Produser, Floor Director, atau yang lebih jelas adalah Kreatif dari dua acara papan atas ini. Tapi siapa tahu? Mungkin saja kedua acara itu memang berteman, karena orang Programming dari SCTV dan RCTI adalah sama, yaitu Harciwi Hartanti (kalau saya tidak salah).
Pada saat ini, DahSyat telah berubah formasi dengan Jessica Jessi yang menggantikan Luna Maya, juga dengan studio dan setting barunya membuat DahSyat menjadi lebih menarik dan seakan timbul kembali, ini juga dapat dilihat dari kesuksesan DahSyat nya Award kemarin. Maka InboX harus bersikap sewajarnya dan tetap tenang menghadapi lawannya yang melakukan transformasi besar.
Tapi yang jelas, keduanya tidak boleh melupakan benang merah dari dua acara itu, yaitu Musik. Tugasnya adalah membuat musik Indonesia menjadi lebih dekat dengan penikmatnya dan tentunya tetap menyajikan musik-musik yang berkualitas. Bravo untuk DahSyat dan InboX!
270110_Pojan Muhammad.
Mari kita buka sejenak sejarah masa lalu tentang acara music di Indonesia>>> MTV tetap menjadi sosok segar bagi perkembangan musik di Indonesia, bisa di bilang hanya MTV program atau bahkan stasiun TV yang hanya menyajikan acara musik untuk rakyat bangsa ini. Tapi pada sekitar tahun 2006 (maaf kalau salah) SCTV membuat satu program khusus musik, InboX. Pada saat itu SCTV memang telah mempunyai Hip-hip Hura dan By Request, tapi berbeda dengan dua acara musik itu, Inbox juga menghadirkan video klip. Dan juga pada saat itu aku masih ingat sekali InboX dibawakan oleh “aji-nya” music_Andhara Early. Jadi, mulai saat itulah para pesaing InboX mulai bermunculan dari stasiun-stasiun TV lainnya, termasuk DahSyat. Ya, mungkin kita semua tidak mendapatkan pernyataan khusus tentang acara-acara musik baru itu bahwa mereka mengikuti kesuksesan Inbox. Tapi itulah persaingan, semuanya tidak ada yang salah (prinsip ekonomi).
Yang membuat aku menulis ini adalah belakangan ini InboX semakin nyata untuk “menyontek” DahSyat, mungkin agar lebih jelasnya akan aku jabarkan :
1) Salam pembuka InboX saat ini : “salam sayang dari aku untuk kamu untuk seluruh keluarga Indonesia”, sedangkan DahSyat yang telah lama memakai tagline untuk salam pembukanya : “salam hangat terdahsyat untuk seluruh keluarga Indonesia”
2) Inbox baru-baru ini, menamakan pemirsa setianya dengan “Best Friend Forever (BFF InboX)” , sedangkan DahSyat telah lama menamakan pemirsa setianya dengan “Sahabat DahSyat”. “Best Friend Forever” in Indonesian its mean : Sahabat.
3) Di InboX sekarang telah ada segment “bongkar mobil” yaitu para host InboX ‘menggeledah’ isi mobil para bintang tamu yang hadir di InboX, hal semacam ini sebelumnya telah lama ada di DahSyat.
4) Mungkin hal ini tidak begitu tepat, tapi aku rasa Ivan Gunawan di kontrak di InboX karena melihat Olga Syahputra yang telah sukses membawa DahSyat lebih menarik. Ivan dan Olga… You know that.
Mungkin banyak lagi hal lain yang aku tidak ketahui, atau mungkin aku salah. Tapi, kalau boleh jujur aku menyukai acara InboX semenjak DahSyat ‘kehilangan’ Luna Maya, tampak jelas DahSyat seperti terkatung dalam ketidakpastian. Semenjak itu aku lebih suka InboX dengan warna nya sendiri yang konsisten tetap pada jalur musik yang professional. DahSyat, tidak usah ditanya lagi… tiada hari tanpa Gosip, tapi itulah menariknya DahSyat.
Yang jelas, di tulisanku ini aku tidak memihak kepada DahSyat ataupun InboX, aku hanya kecewa dengan InboX yang sudah berubah menjadi ‘follower tanpa inovasi’ kalau istilahnya di dalam ilmu pemasaran. Padahal InboX dulu adalah acara musik yang menarik karena menyajikan musik yang beragam dan tanpa pandang background musisi itu sendiri. Seharusnya InboX gagah saja dalam perjalanannya,karena InboX adalah acara musik pertama yang berskala nasional artinya bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia melalui layar SCTV yang mengudara secara nasional.
Tapi bukan berarti para host InboX dan DahSyat saling bermusuhan juga, lihat saja kedekatan antara Olga Syahputra dan Gading Martin, saat gading menjadi bintang tamu di acara Online. Atau agar lebih nyata, Luna Maya saat masih menjadi host DahSyat sering menjadi bintang tamu di InboX dan para host InboX saat itu sangat antusias menggoda Luna dan tampak sekali keakraban diantara mereka, dan juga kalau aku tidak salah mereka semua (Luna, Raffi, Gading, dll) masih satu pergaulan… jadi, yang berperang bukanlah para hostnya, tapi seluruh manusia yang ada di belakang layar : Produser, Floor Director, atau yang lebih jelas adalah Kreatif dari dua acara papan atas ini. Tapi siapa tahu? Mungkin saja kedua acara itu memang berteman, karena orang Programming dari SCTV dan RCTI adalah sama, yaitu Harciwi Hartanti (kalau saya tidak salah).
Pada saat ini, DahSyat telah berubah formasi dengan Jessica Jessi yang menggantikan Luna Maya, juga dengan studio dan setting barunya membuat DahSyat menjadi lebih menarik dan seakan timbul kembali, ini juga dapat dilihat dari kesuksesan DahSyat nya Award kemarin. Maka InboX harus bersikap sewajarnya dan tetap tenang menghadapi lawannya yang melakukan transformasi besar.
Tapi yang jelas, keduanya tidak boleh melupakan benang merah dari dua acara itu, yaitu Musik. Tugasnya adalah membuat musik Indonesia menjadi lebih dekat dengan penikmatnya dan tentunya tetap menyajikan musik-musik yang berkualitas. Bravo untuk DahSyat dan InboX!
270110_Pojan Muhammad.
Senin, 24 Januari 2011
'kami' VS 'mereka' yang cinta NKRI
Kata orang negeri ini makmur, kata orang juga negeri ini kaya, kata kami (yang belum jadi orang) negeri ini sebuah cinta. Kami cinta pada tanah ini, kami harumkan dengan apa yang kami bisa, “kami” adalah anak bangsa yang lahir dari rahim ibu pertiwi dan besar akibat kekayaan alami NKRI.
Mudah untuk melihat kekayaan dan kemakmuran negri ini, ya! Hanya sekedar melihat, BUKAN untuk dikelola. Itulah “mereka” dari negri ini bisa buat, menjual dengan tidak malunya tanah bangsa ini. Banyak tujuan yang tumbuh memang, namun kami tidak rela bila kami hanya duduk manis. “mereka” bukan “kami”. “kami” adalah anak bangsa yang cinta tanah NKRI dan “mereka” adalah anak bangsa yang cinta pula dengan NKRI, cinta dengan hartanya .
Negeri ini bukan hanya untuk kita ambil, namun negeri ini juga untuk kita beri. Bangsa ini adalah bangsa yang besar dan sepatutnya dapat berbicara besar kepada dunia. “mereka” sukses memberi citra negeri ini sebagai negeri yang aspal (asli tapi palsu). Tapi “kami” tetap menghargai “mereka”, apakah “mereka” menghargai “kami”??
Saya tidak menyebut nama “mereka”, karena negeri ini adalah negeri “ajaib”, bukan karena Deddy Cobuzier adalah seorang WNI, tapi karena mulut dan telinga ada dimana-mana, saya tidak berbicara mengenai uang karena uang akan selalu “cerewet” di negeri ini. Apakah “kami” harus bertindak? Mohon maaf… “kami” adalah orang bermoral dan terdidik, memang “mereka” juga terdidik, terdidik untuk tidak malu menyampah di bangsa ini. “kami” diam bukan untuk selamanya, “kami” menunggu tikus-tikus itu menggigit sesamanya…
Inilah bangsa ini sekarang, tidak tau siapa yang benar dan siapa yang salah. Jawaban atas pertanyaan “ada apa dengan Indonesia” adalah rasa malu. Malu untuk mengungkapkan bahwa kita telah gagal dalam memilih. Mungkin lagu dari Anang Hermansyah (Jangan Memilih) sedikit terlambat untuk mengungkapkan rasa malu atas kegagalan memilih dalam pemilu. Maaf, pesona Syahrini tidak berlaku disini.
Jangan menyesal, kawan… kita masih bisa bangkit, negeri ini bukan hanya “mereka” dan kita atau “kami” akan selalu menang bila kita terus bersama, Hanya ALLAH tempat kita mengadu atas kesalahan bangsa, karena ALLAH selalu Memberi Hikmah, kita harus terus belajar kawan… jangan terlena oleh harta negeri ini, itu bukan punya kita. Itu Punya ALLAH SWT Yang Maha Kaya. Kita berjuang untuk bangsa, bangsa yang kita cinta dan kita bangga.
I LOVE NKRI (0_0)
Fauzan (210110)
Kamis, 06 Januari 2011
Dilema "status FinaL"
“
Pusing memikirkan harus belajar di saat ujian final. Ingin sekali rasanya langsung melompat 2 minggu ke depan, itulah yang ku rasa di saat-saat menghadapi final, ketakutan… takut tidak bisa jawab soal2nya, takut IP turun lagi… kenapa masih ada orang yang menghujam orang yang lain dengan Indeks Prestasi yang sedikit sekali mencerminkan potensi pribadi seseorang…
Tidak tau harus protes kemana dalam hal ini, tapi aku yakin sebagian yang lain pasti menyadari hal ini bahwa prestasi dan potensi tidak selalu sejalan seirama dalam mendentingkan nada-nada indah kehidupan. Yang menjadi masalah adalah “kita” yang menjadi pokok tujuan permasalahan, kadang lupa bahwa hal ini penting untuk kita ketahui demi sosialisasi kita di masyarakat. Tidak menghakimi masa dengan hal-hal kecil karena IP atau nilai yang tidak bisa setinggi standar yang diminta, pemikiran yang sulit memang.
Tidak pantas menulis ini dan juga membaca ini di saat kalian sedang pusing dengan aktivitas yang mungkin kalian tidak mencintainya, sama denganku sekarang… semangat yang dulu sudah mulai redup karena energi baru bernama Teknologi. Dramatis…
Yang harus di ingat bahwa Pemenang sejati tak malu mengatakan dia GAGAL.
Pao Zan, 2nd 2011
“
Pusing memikirkan harus belajar di saat ujian final. Ingin sekali rasanya langsung melompat 2 minggu ke depan, itulah yang ku rasa di saat-saat menghadapi final, ketakutan… takut tidak bisa jawab soal2nya, takut IP turun lagi… kenapa masih ada orang yang menghujam orang yang lain dengan Indeks Prestasi yang sedikit sekali mencerminkan potensi pribadi seseorang…
Tidak tau harus protes kemana dalam hal ini, tapi aku yakin sebagian yang lain pasti menyadari hal ini bahwa prestasi dan potensi tidak selalu sejalan seirama dalam mendentingkan nada-nada indah kehidupan. Yang menjadi masalah adalah “kita” yang menjadi pokok tujuan permasalahan, kadang lupa bahwa hal ini penting untuk kita ketahui demi sosialisasi kita di masyarakat. Tidak menghakimi masa dengan hal-hal kecil karena IP atau nilai yang tidak bisa setinggi standar yang diminta, pemikiran yang sulit memang.
Tidak pantas menulis ini dan juga membaca ini di saat kalian sedang pusing dengan aktivitas yang mungkin kalian tidak mencintainya, sama denganku sekarang… semangat yang dulu sudah mulai redup karena energi baru bernama Teknologi. Dramatis…
Yang harus di ingat bahwa Pemenang sejati tak malu mengatakan dia GAGAL.
Pao Zan, 2nd 2011
“
Jumat, 24 Desember 2010
Sapu lidi
Kawan, coba kalian perhatikan keadaan kalian sekarang… apa itu sudah yang terbaik dari kita. BELUM. Banyak masalah-masalah lagi yang harus kita dalangi dan kangkangi_ (kata “kangkang”?? apa itu ada dalam EYD?? Sepertinya saya harus belajar lagi) mungkin masalah yang kita hadapi saat ini memang sudah banyak; bagi anda yang mahasiswa mungkin masalah tugas dan dosen adalah masalah permanent kalian, samalah kita brarti,. Tapi kalau mahasiswa terlalu terbebani dengan tugas yang mengganggu dan sudah berubah kronis, saya rasa tidak. Saya punya tips! : tugas itu jangan dilarutkan dengan zat yang bernama KE-ASAMAN a.k.a. KEMALASAN karena bila pengerjaan tugas itu sudah tertunda-tunda, maka rasakan akibatnya, tugas menjadi tidak selesai dan ujung tombaknya adalah IP (ah, aku benci dgn kombinasi 2 huruf ini), jadi kalau dari dalam isi kepala anda sudah kepikiran tugas, SEGERA datangi tugas itu, jangan mau kalah sama dia. Dia kan Cuma kumpulan kata2 dari otak jenuh pengarang yang disumbang dalam bentuk teori sehingga menjadi ilmu, yah.. mungkin ada juga pengarang yang memang kompeten. Pokoknya itulah dia… Itu buat anda-anda semua yang bermasalah dengan tugas, kalau anda tidak punya masalah dengan tugas? BAGUS.
Teori saja tak cukup kawan, kata bapak Mario Teguh, tapi anda hartus ikuti langkah di bawah ini untuk lebih merasuki kalimat-kalimat dari Mario Teguh :
1. Masukkan ke dalam pikiran anda, wajah dari bapak super itu, Ingat! Wajah Mario Teguh bukan Romy Rafael!
2. Kembangkan pikiran anda dengan me-imajinasikan postur tubuhnya
3. Lalu ingat gaya bicaranya lengkap dengan tangan yang seperti ingin Yoga, jangan lupa! Masukkan kata “So,” di setiap pergantian kalimatnya (ah,, ini part yang paling saya kagumi dari beliau)
4. Dan mulailah berbicara dengan kalimat ini lengkap dengan gaya beliau : “Orang yang baik adalah orang yang berguna bagi keadaan sekitarnya, so. buatlah orang-orang di sekitar anda memiliki waktu yang berharga saat bersama anda”
5. Akhiri dengan kata “itu.” Lengkap dengan telunjuk khas pak Mario.
Jadi , apa yang bias kita petik dari hal di atas? Ya! Benar sekali… Secara tidak sadar Pak Mario Teguh suka melakukan Yoga.
Good boy,
See next kawan -,-
Teori saja tak cukup kawan, kata bapak Mario Teguh, tapi anda hartus ikuti langkah di bawah ini untuk lebih merasuki kalimat-kalimat dari Mario Teguh :
1. Masukkan ke dalam pikiran anda, wajah dari bapak super itu, Ingat! Wajah Mario Teguh bukan Romy Rafael!
2. Kembangkan pikiran anda dengan me-imajinasikan postur tubuhnya
3. Lalu ingat gaya bicaranya lengkap dengan tangan yang seperti ingin Yoga, jangan lupa! Masukkan kata “So,” di setiap pergantian kalimatnya (ah,, ini part yang paling saya kagumi dari beliau)
4. Dan mulailah berbicara dengan kalimat ini lengkap dengan gaya beliau : “Orang yang baik adalah orang yang berguna bagi keadaan sekitarnya, so. buatlah orang-orang di sekitar anda memiliki waktu yang berharga saat bersama anda”
5. Akhiri dengan kata “itu.” Lengkap dengan telunjuk khas pak Mario.
Jadi , apa yang bias kita petik dari hal di atas? Ya! Benar sekali… Secara tidak sadar Pak Mario Teguh suka melakukan Yoga.
Good boy,
See next kawan -,-
Kamis, 23 Desember 2010
Wanita
...WANITA…
selalu ada saja gelagatnya, banyak nodanya , dan tak berhenti menabuh genderam.. dialah wanita , sang primadona yang akan selalu siap tempur, kapan lonceng berbunyi dia siaga, dengan senjatanya yang dibidik tepat pada sasaran.
Banyak kisah yang melibatkannya sebagai pemeran utama pada setiap adegan cerita, mengisahkan wanita yang kuat dan tahan banting atau wanita yang selalu menangis dan berhujan kesedihan, dan tak berhenti di situ, wanita akan selalu mempunyai story book masing masing.
Mereka selalu menjadi korban sang mata dan hati busuk dari insan belang yang tak punya Tuhan, dan mereka (lagi) menorehkan cerita pada adegannya, menarik perhatian dan mudah “terjamah” adegannya, tentang peperangan perempuan yang berjuang membentengi kehormatan sang mahkota…. Tragis!
Pengorbanan itulah wanita, mereka mempertaruhkan semua, dan lihatlah apa mereka mempunyai kehormatan lagi oleh sepasang mata bola yang memandang ? jawabannya tidak, mereka hilang kehormatan, hilang harga, tapi mereka tak hilang hati, mereka juga tak hilang budi, mereka adalah wanita, sosok murni dari hati nurani.
Di jadikan umpan kail untuk memperoleh emas, memperoleh tahta, dan memperoleh segalanya yang tidak habis akal pikir, tapi itulah hakikat mereka yang selalu menjadi kaum yang terbelakang dan terpojok, maka bila kamu ingin bermain dengannya juga ingin menjamah harganya maka ketahuilah dulu harga ibumu, karena ibumu adalah wanita, dan wanita adalah kisah pengorbanan yang tiada henti untuk dirimu. If you really man, you never hurt woman,
Selamat hari Ibu.
POJAN.
selalu ada saja gelagatnya, banyak nodanya , dan tak berhenti menabuh genderam.. dialah wanita , sang primadona yang akan selalu siap tempur, kapan lonceng berbunyi dia siaga, dengan senjatanya yang dibidik tepat pada sasaran.
Banyak kisah yang melibatkannya sebagai pemeran utama pada setiap adegan cerita, mengisahkan wanita yang kuat dan tahan banting atau wanita yang selalu menangis dan berhujan kesedihan, dan tak berhenti di situ, wanita akan selalu mempunyai story book masing masing.
Mereka selalu menjadi korban sang mata dan hati busuk dari insan belang yang tak punya Tuhan, dan mereka (lagi) menorehkan cerita pada adegannya, menarik perhatian dan mudah “terjamah” adegannya, tentang peperangan perempuan yang berjuang membentengi kehormatan sang mahkota…. Tragis!
Pengorbanan itulah wanita, mereka mempertaruhkan semua, dan lihatlah apa mereka mempunyai kehormatan lagi oleh sepasang mata bola yang memandang ? jawabannya tidak, mereka hilang kehormatan, hilang harga, tapi mereka tak hilang hati, mereka juga tak hilang budi, mereka adalah wanita, sosok murni dari hati nurani.
Di jadikan umpan kail untuk memperoleh emas, memperoleh tahta, dan memperoleh segalanya yang tidak habis akal pikir, tapi itulah hakikat mereka yang selalu menjadi kaum yang terbelakang dan terpojok, maka bila kamu ingin bermain dengannya juga ingin menjamah harganya maka ketahuilah dulu harga ibumu, karena ibumu adalah wanita, dan wanita adalah kisah pengorbanan yang tiada henti untuk dirimu. If you really man, you never hurt woman,
Selamat hari Ibu.
POJAN.
Selasa, 21 Desember 2010
If you want to be happy, you must thinking happy …
Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, bila ada kemauan di situ ada jalan, usaha yang keras akan di lihat oleh ALLAH, berusahalah sekeras mungkin agar impian-impian yang besar terwujud dengan kebahagian terselimuti di dalamnya, carilah pendapat membangun dan kembangkanlah pikiran rohaniah yang membawa kita kepada kesuksesan.
Perasaan senang akan tiba bila kita tetap berusaha, tidak ada suatu apapun tanpa usaha sebelumnya, dalam berbicara juga ada usaha sebelumnya atau lebih tepat di katakan “proses”, impuls dari otak akan dikirim ke mulut, kecuali ada orang2 yang sudah tidak memakai otak lagi dalam berbicara…
Mimpi dan impian akan dipeluk oleh ALLAH, tinggal kita saja yang harus lebih keras berusaha agar semuanya menjadi nyata, bermimpi akan jadi penyemangat dalam hidup, orang yang ingin mewujudkan mimpi mimpinya sering di pandang aneh oleh lingkungannya tapi orang-orang seperti inilah yang akam sukses kedepan. Jadi jangan takut untuk bermimpi karena kebahagian juga ada di dalam mimpi mimpi besar kita…
260509
Keep smiling
Pao Zan ... Pertama untuk kalian
Langganan:
Postingan (Atom)


